“You are
amazing”
Kata-kata itu terlalu berlebihan. Justru kurasa kau lah pemilik sebutan itu.
Aku hanya seorang anak kecil yang baru belajar mengeja aksara. Sedang kau sudah
mampu menafsirkannya. Sangat berbeda, bukan?
Selama ini aku belajar darimu. Mencermati bagaimana kau
memilih diksi. So amazing.. karya-karya itu membuatku kagum padamu. Itu sebelum
aku mengetahui bahwa bakat sastra itu telah melekat padamu
sejak dahulu. Jauh sebelum aku mengenalmu. Karya-karya yang lebih membuatku
berdecak kagum.
Arigatou gozaimasu…
Telah meninggalkan jejak ini. Aku mulai menikmatinya, ketika
diksi-diksi itu tercipta dari buah pikir dan rasaku sendiri. Terkadang sedikit sombong, mengagumi karya
sendiri. Dari mana ya aku mendapat susunan kata semacam ini? Heran. Sekalipun
aku sangat mengakui bahwa kau begitu ‘amazing’, tapi aku tidak mau kalah. Aku
juga ingin se’amazing’ dirimu.

2 komentar:
You always more than me...
Hmm..kelebihan itu milikmu, kak..
Posting Komentar