Seorang pria bijak memasuki sebuah kafe dan mulai menceritakan lelucon. Ia membuat semua orang di tempat itu tertawa. Beberapa saat kemudian pria itu mengulangi leluconnya. Tapi kali ini hanya beberapa orang saja yang tertawa. Pada menit berikutnya, ia kembali mengulang kisah yang sama pada pemirsa yang sama pula, pengunjung kafe. Reaksinya, tidak ada satu orang pun yang tertawa. Ia pun tersenyum lebar seraya berkata:
"Bila kamu tidak bisa tertawa berulang-ulang pada lelucon yang sama, lalu mengapa kamu terus menangis pada masalah yang sama?"
Ups, text message kiriman salah seorang kawan itu benar-benar menusukku, telak. Menyindir relung terdalamku yang terkadang kelam oleh sebuah kisah yang sama. Kisah yang hampir selalu menjatuhkan bulir hangat dari mataku.
Jombang, 28 Januari 2012 21:09 WIB
Terima kasih Juwita, nice message..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar