Minggu, 22 Januari 2012

Di Balik Hujan

Hujan jelang sore kali ini terasa lain.
Ada bulir hangat 
yang jatuh menyatu 
dengan tetes air penuh rahmat.
Ya, aku memang sengaja berlari ke tengah-tengah.
Merasai tiap tetesnya 
yang mulai berubah menjadi deras.
Kali ini, bukan karena aku rindu padanya
lalu ku memeluknya.
Ini lebih karena aku ingin bersembunyi..
Lebih tepatnya menyembunyikan bulir hangat 
dan suara penuh isak..
Dan hujan..
Kali ini,kau menyelamatkanku 
dari pandangan sekitar.
karena mereka hanya tahu aku yang kehujanan..
bukan aku yang menangis sambil hujan-hujanan.






-sisi jalan, sehabis hujan-
by: Pecinta Hujan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar