Senin, 25 Agustus 2014

Di Depan Layar


Foto itu diambil ketika Malam Inagurasi Diklat Prajabatan Golongan III lingkup Pemprov Jawa Timur yang digelar di Islamic Center Surabaya pertengahan Juni lalu. Tiga hari sebelum hari pengambilan foto itu, secara mendadak, saya didaulat untuk melantunkan tilawah Al-Quran di upacara pembukaannya. Shock, pastinya!


"Saya bisa apa? Suara kayak kaleng rombeng begini" saya menunjuk hidung.
"Ah, gampang... Dulu pernah belajar qiro'ah, kan, Ning?" tanya salah seorang panitianya.
"Yaaa....pernah sih, tapi....." 
"Udah, gak papa... Dicoba ya," katanya meminta sekaligus meyakinkan.
"Tapi......saya bener-bener gak pernah, Mas,"  saya mencoba menawar permintaannya.
"Plis, Ning... Temen-temen lain pada nggak mau," pintanya lebih memelas.
"Nggak mau bukan berarti gak bisa, kan?"
"Haduh, gimana, ya? Udah mepet juga acaranya," dia bingung.
"Iya udah deh. Saya coba,"
Usai mengucapkan kalimat persetujuan itu, saya menyesal setengah mati.

Hari pertama pasca pendaulatan, saya galau. Ayat apa yang kudu saya baca di acara itu nanti. Saya hanya pernah belajar dua makro' di Surat Ali-Imran dan Surat Luqman. Dan kedua-duanya tidak cocok bila dibaca pada acara semacam itu. Ali Imrannya itu untuk acara halal  bi halal, dan Luqmannya untuk acara khitanan atau aqiqahan. Haduuuwh.... #tepuk jidat.

Hari kedua pasca pendaulatan. Saya mencoba ayat apapun yang bisa saya tampilkan dengan suara sejelek ini. Saya mencuri waktu di sela-sela waktu istirahat saya untuk berlatih. Menyendiri di pojok gedung, mengeluarkan suara sebisanya. Dua tiga kali, suara saya putus ketika nada tinggi. Ya Tuhan...saya hanya akan mempermalukan diri sendiri jika memaksa tampil dengan kemampuan seperti ini, batin saya.

Ponsel saya berdering. Sebuah nama berkedip di layar.
"Halo"
"Assalamualaikum..." salam dari seberang
"Waalaikumsalam..."
"Mbak,"
"Ya, Mas,"
"Pembina gak setuju kalo yang qiroah cewe,"
"Terus?"
"Ya, Mbak gak jadi qiroah. Cuma baca sari tilawahnya aja," jelasnya, menenangkan. 

Perasaan saya plong seketika. Thanks, God...

25082014
ketika di atas sana, jangan-jangan kamu sibuk menatap saya, ya? hahaha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar