Beberapa hari yang lalu adalah waktu yang sengaja saya sediakan untuk
menengok masa lalu. Bertemu dengan orang-orang yang telah membuat hidup saya menjadi
seluar biasa ini. Bahagia sekali.. Rasanya seperti berjalan-jalan dalam sebuah
kenangan. Melakukan hal-hal yang saya rindukan sejak perpisahan di beberapa
waktu lalu. Shalat di masjid, khatm al Quran, memasak, makan bersama, mendekor,
mendokumentasi, bahkan rapat pun saya ikuti (tidak sengaja, sih) hihihi.. Entahlah,
di jarak sejauh ini pun saya masih merasa bagian dari mereka.
Empat tahun saya hidup di sana. Menjalani hari-hari yang berbeda dari keseharian
saya sebelumnya. Menukar waktu dan tenaga saya untuk sebuah pengabdian. Kadang
lelah dan menjenuhkan memang. Tetapi semuanya terbayar dengan pengalaman-pengalaman
yang mendewasakan. Yang menempa diri saya untuk menjadi lebih kuat dalam menghadapi
hari-hari berat.
Saya tidak menyangka jika akan selama itu berada di sana. Awalnya saya
hanya bermaksud untuk mencoba-coba saja menjadi bagian dari mereka. Ah, mungkin
satu tahun saja sudah cukup, pikir saya ketika itu. Tapi entahlah, sepertinya Tuhan
berkehendak lain. Ia merubah haluan hati saya untuk tetap berada di sana.
Mengulangi hal yang sama untuk yang kedua dan ketiga kalinya.
Saya sangat mencintai tempat itu. Kecintaan yang tumbuh karena terbiasa
berada bersamanya. Kecintaan yang hadir seiring ia mengajari saya tentang bahagianya
berbagi, indahnya kebersamaan, serta damainya dzikir dan doa. Ia juga mengajari
saya untuk semakin mencintai-Nya. Rela berlama-lama tenggelam dalam lantun ayat-ayat suci-Nya. Ah, tempat itu.. Betapa saya
sangat berterima kasih padanya. Terima kasih yang melebihi segala makna dalam
kata.
Kemarin adalah hari di mana saya benar-benar mengucap selamat tinggal
padanya. Sebelumnya saya sudah pernah mengatakannya, tetapi tidak sepenuh hati.
Ada 70% bagian dari hati saya yang masih tertinggal di sana. Saya melepasnya
bukan berarti memutus rapal doa-doa saya untuknya. Juga bukan berarti saya akan
berhenti merindukannya, bukan.. Saya melepasnya karena dunia dan mimpi-mimpi
baru yang saya miliki sudah menunggu di depan sana. Saya harus melangkah untuk
menggapainya.
28 September 2012 22.04 wib
Catatan untuk MSAA

Tidak ada komentar:
Posting Komentar