Tuhan...betapa aku belum mampu memberikan sesuatu pada mereka. Justru
merekalah yang tanpa jeda mengorbankan dirinya untukku. Jagalah mereka duhai
Tuhan..sebagaimana mereka menjagaku hingga sampai pada titik ini.
Ibu..ingin sekali kukatakan bahwa aku tidak ingin pergi. Aku ingin
meringankan beban dalam hari-harimu. Melihatmu tersenyum setiap pagi adalah
kelegaan tersendiri bagi hatiku. Meski tidak jarang kemarahan itu kau tujukan
pada setiap kebodohan yang kulakukan.
Ayah..ingin sekali kukatakan bahwa aku tidak ingin pergi. Ketika tahu bahwa
beban di punggungmu ternyata akan seberat ini. Memikir ulang tentang segala
keputusan mahal ini. Ada gumpalan yang menyesak ketika aku tidak bisa memberikan
apa yang engkau harapkan. Maafkan ya, Yah.. Aku pasti kembali setelah ini. Sangat
bersedia melakukan apapun yang engkau pinta.
Kapalku sudah berlayar hampir ke tengah. Nahkoda mengatakan bahwa akan ada badai
di depan sana. Semoga itu doa-doamu, duhai Ibu, Ayah..yang masih dan selalu
tersimpan dalam genggaman. Menguatkan langkah-langkahku di sepanjang perjalanan
ini.
15 September 2012 07:24 wib

Tidak ada komentar:
Posting Komentar