Selasa, 11 September 2012

Ijabah


Satu pelajaran yang saya dapat hari ini. Sesuatu yang telah mengobati setiap luka-luka hati kemarin, yang sempat saya adukan pada Izzaty. Tidak menyangka bahwa Ia menjawab segalanya secepat ini. Menitipkan hikmah-Nya di balik lisan seorang teman. Bahwa ternyata saya terlalu jauh dari makna hidup yang Dia berikan. Nyaris melabuhkan segalanya pada cahaya yang menyilaukan. Padahal itu tak abadi. Padahal itu tak sejati.

Saya berjalan terlampau jauh di sahara gersang yang saya cipta sendiri. Kemudian merindukan oase yang tak kunjung terlihat. Saya hampir kehilangan asa ketika itu. Tetapi ternyata utusan-Nya datang membawa segelas air segar untuk saya. Menghapus dahaga sekaligus mendinginkan hati saya. Semuanya sungguh di luar duga dan nalar saya.

Sekarang saya sudah baik-baik saja. Sangat baik malah. Terima kasih Allah, mengijabah doa-doa saya. Saya paham, dia adalah kepanjangan dari Tangan Kuasa-Mu.

10 September 2012 21:57 wib

Tidak ada komentar:

Posting Komentar