Selasa, 03 Juli 2012

Sayang sekali



Sayang sekali, pelangi itu harus berakhir. Karena hujan tak lagi turun dan matahari pun telah tenggelam. Ada beribu cerita yang terlukis di balik warnanya. Goresan hijau, merah, jingga, dan biru kita berpadu menyempurnakan lukisan kanvas langit.

Sayang sekali, genggaman tangan ini harus teregang waktu. Meski ia sudah cukup banyak memberi kita ruang untuk bersama, namun tetap saja, saya masih menuntutnya mengapa berjalan terlalu gelisah, terburu-buru dan cenderung berlari? Padahal saya masih ingin duduk bersamamu di bangku yang sama, seperti kemarin...

Sayang sekali, frame ini sudah tak cukup menampung potret kita lagi. Karena satu rol film sudah kita habiskan untuk perjalanan kemarin. Saya harus menggantinya dengan film yang baru. Tapi sayangnya saya tak punya cukup waktu untuk berjalan bersamamu dan membeli satu buah film lagi. Saya harus kembali ke titik di mana saya berangkat.

Lagi-lagi sayang sekali, mengapa saya harus pergi ketika telah menyayangimu seperti ini?


2 Juli 2012
20:46 wib
Terima kasih karena sudah menjadi teman dalam salah satu perjalanan hidup saya..

2 komentar:

loph you Mom.. mengatakan...

semua benar2 terasa saat jarak dan waktu memisahkan kita. Mengapa juga semua ini harus terjadi saat aku juga semakin menyayangi kalian, tak bisa ku ukur dengan ruler manapun rasa ini.
my lovely friends,,,I miss u so much and my greatest dream is able to gather with u all.
hikz...

tak kuasa q duduk sendiri tanpa kalian di sampingku..

GUNOTIF (Guru Inovatif Kreatif) mengatakan...

Semoga tetap dapat bersabar dg segala keadaan yg menghimpit, yg mnyedihkan atau yg memupus segala harap.. Waktu akan membantu menyembuhkan segalanya...

Posting Komentar