Sabtu, 14 Juli 2012

Bagaimana cara bertahan?


Sudah kucoba berbagai cara, membangun istana kesabaran pada hati yang tengah kehilangan. Menyatukan serpihan asa dan harap pada satu keyakinan, bahwa luka ini nantinya pasti akan terobati. Bahwa akan datang hari di mana hela nafasku tak menyesak lagi. Dan hidupku akan sesempurna seperti saat ia masih di sini.

Rindu, aku hampir mati karenamu. Merasakan neraka itu menyala dalam hari-hariku. Mengubah dunia yang telah kutapaki selama ini menjadi tanah yang teramat asing. Beban ini begitu berat. Seringkali aku terjatuh saat membawanya. Berdiri, lalu kemudian terjatuh kembali. Membuatku terus mengeluh dan menggugat waktu.

Tuhanku, aku tidak sendiri, bukan? Diri-Mu masih dan akan terus berada di sana. Tetapi mengapa hatiku meniadakan hadir-Mu yang lebih dari segalanya? Menyiakan cinta-Mu yang sesungguhnya tak terbatas detik yang mendetak...

Tuhan, tunjukkan aku cara bertahan. Hingga aku terbiasa...

18.30 wib

Tidak ada komentar:

Posting Komentar