Jumat, 05 September 2014

Move On


Luka itu inspirasi, kata seseorang...

Saya merasakan patahan itu lagi. Mendengar bahwa kamu akan segera menemui cintamu. Ah, mengapa saya begini? Bukankah seharusnya saya bahagia? sebab engkau tengah berbahagia...

Saya tak mengenalmu secara utuh. Kamu adalah serpihan mozaik yang saya beri nama cinta. Tak lama setelah saya meyakininya, saya justru bergegas ingin melepasnya. Saya bisa merasakan...bahwa binar di matamu itu tak tertuju pada saya. Karena itulah saya tidak ingin jatuh terlalu dalam. 

25.920.000 detik sejak saya memutuskan untuk pergi, tapi nyatanya saya belum sepenuhnya bisa menghapus warna itu. Ia masih membekas di sana. Dan saya selalu dapat melihatnya setiap kali saya bertemu denganmu. 

move, quickly...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar