Senin, 08 September 2014

Dhuha


Pagi itu....
Di sepinya kantor pemerintah daerah yang gerbangnya baru saja dibuka oleh penjaga. Segarnya aroma tanah yang diguyur air pun masih terasa. Pagi itu, 07.00 WIB, beberapa pegawai mulai berseliweran. Ada yang tengah memarkirkan roda dua, ada pula yang saling berjabat tangan dan berucap selamat pagi.

Sedangkan saya tengah duduk manis di serambi musholla kantor pemerintah itu. Sendiri, sembari mengamati kesibukan kantor yang mulai menggeliat. Saya, yang katanya diterima sebagai ‘pegawai baru’ di tempat itu hadir untuk menghadiri training pertamanya. Meninggalkan tugas akhir magister saya yang sebenarnya sudah menagih untuk segera dirampungkan.


Pagi itu...
Saya hanya bicara sekedarnya. Tersenyum dan menyapa rekan yang berdatangan satu demi satu, lalu kembali menyibukkan diri dengan pemandangan di depan mata saya. Entah...saya sama sekali tidak berminat untuk mengenal mereka lebih jauh. Saya hanya ingin urusan di tempat itu segera selesai sehingga saya bisa kembali pulang dan mengerjakan tugas akhir saya.

Pagi itu....
Ditengah kesibukan saya dalam diam, mata saya tak sengaja menangkap sosokmu. Kamu yang sedang di dalam ruang kaca berkarpet hijau dan bermimbar itu. Duduk iftirosy sebelum akhirnya bersujud kembali. Saya tersenyum melihatnya. Ternyata itu benar-benar kamu.

Setelah pagi itu, kamulah orang pertama yang selalu ingin saya temui di tempat itu.


-Second meet on 28 February-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar