Kamis, 13 Desember 2012

Sweet Backpacker Part 3-Malioboro



Siapa sih yang gak tahu Yogyakarta? Daerah Istimewa di Republik Indonesia yang menawarkan banyak tempat wisata. Surganya para pelancong, katanya sih begitu. Coba saja dihitung, mulai dari Borobudur, Prambanan, Malioboro, Bringharjo, Keraton, Parangtritis, waaaahhh...banyak beuuudh. #ekspresi alay.

Seperti yang saya ceritakan di Part 1 tadi bahwasanya saya tuh pengeeen banget keliling Djogjakarta (cita-cita mulai SMP). Dan akhirnya sekarang kesampean. Yeeeee....#bersorak sambil lompat-lompat. Yaah..meskipun batal ke Prambanan dan hanya menyusuri Malioboro, sih. 

Tempat yang satu ini (baca: Malioboro, red.) merupakan salah satu surga belanja di Yogyakarta. Kalau mau cari oleh-oleh atau barang-barang khas Yogyakarta untuk di bawa pulang atau sekadar dipamerin ke teman-teman kos, di sini tempatnya. Untuk ukuran pasar, Malioboro ini tergolong rapi, lah. Sebagian besar para penjualnya menjual kaos, baju, tas dan berbagai kerajinan dari batik. Hmm..dagang sekaligus melestarikan budaya negeri. Like this deh pokoknya..

Awalnya sih, saya dan teman saya tidak berniat untuk berjalan-jalan ke sana (dari awal memang gak ada niat jalan-jalan). Kami hanya bermaksud untuk mengecek jadwal pemberangkatan kereta api di stasiun Tugu Yogyakarta. Berangkatlah kami menyusuri jalanan dengan Vario yang kami sewa tadi pagi. Sesampainya di TKP, lha kok, stasiunnya sebelahan sama Malioboro? Mampir deh.. Belum sampai di ujung lain jalan Malioboro ini, saya sudah ngadopsi dua kaos keren dari mas-mas penjual di Malioboro sana. Hehehe..nafsu belanja saya tiba-tiba menggebu (tapi masih bisa dikendalikan, kok). Kaosnya kok beli dua? Maunya sih beli empat, buat Ayah, Ibu, dan adik saya. Tapi budget tipis banget, bro, akhirnya cuma beli segitu. Maaf ya, bro-sist pembaca blog, gak ada jatah oleh2 buat kalian. Hehehe..
Dua tempat ini nih, yang belum sempat dikunjungi. huhuhuhu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar