Selasa, 28 Agustus 2012

Keraguan


Sebuah perdebatan kecil dalam forum kecil namun berdampak amat besar.

H: Aku mulai bimbang dengan langkah-langkahku..
A: Mengapa? Bukankah itu adalah hal yang kamu mau?
H: Entahlah.. aku merasa sendiri di jalanku ini.
A: Lalu?
H: Sepi..
A: Lupakan saja. Kamu harus segera berjuang.
H: Jika sendiri begini apa aku bisa?
A: Hei, kemana imanmu? Tuhan tidak pernah pergi, kawan... Dia selalu menyertai setiap detik kemanapun kamu pergi. Dan itu artinya kamu tidak pernah sendiri.
H: Hmm..kamu benar.
A: Bersemangatlah..!

H: Iya...
A: Sepertinya masih lemas begitu?
H: Kurasa aku terlalu banyak berpikir.
A: Memikirkan apa?
H: Masa depan.
A: Ah, kamu ini.. Masa depan itu tergantung apa yang kita lakukan hari ini. Jika sekarang kamu hanya sibuk BERPIKIR, lalu apa yang akan kamu dapatkan di masa depanmu nanti?
H: Saya harus segera bertindak, begitu kah?
A: Nah, itu tahu.
H: Semangat saya pasang surut, kawan..
A: Mengapa begitu?
H: Tidak tahu. Terkadang melambung melebihi langit, tapi terkadang juga terjatuh ke dasar jurang.
A: Aku tahu, kamu terlalu TAKUT untuk menjadi manusia.
H: Memangnya sekarang aku bukan manusia?
A: Bukan. Kamu masih separuh manusia. Kamu akan menjadi manusia yang sempurna ketika berhasil bersahabat dengan dirimu sendiri. Dan kamu belum bisa itu.
H: Tapi aku sudah mengenal diriku, kok..
A: Belum.
H: Bagaimana kamu bisa tahu?
A: Karena aku adalah sisimu yang belum kamu kenali sepenuhnya. Yang selalu tawar-menawar dengan setiap keputusan dan ragumu. Yang menjadi obat kesendirianmu. Aku adalah dirimu yang selalu muncul di saat kelam menyelimuti harimu.
H: Jadi itu kamu?
A: Hm,
H: Bagaimana caranya agar aku bisa mengenalmu?
A: Sederhana saja. Jalani hal yang telah kamu pilih. Perjuangkan ia dengan kekuatan terbesar dalam dirimu. Sebab kamu tidak akan pernah mengenal dirimu sebelum kamu BERANI MEMILIH dan BERTANGGUNGJAWAB terhadap pilihanmu itu.
H: .................. (speechless)

Sebuah percakapan dengan diri sendiri. Cukup meringankan beratnya helaan nafas saya akhir-akhir ini. Terima kasih, diriku...

23 Agustus 2012 21:13 wib

Tidak ada komentar:

Posting Komentar