Saya sudah berusaha tersenyum selebar kemarin. Menganggap semuanya baik-baik saja, seperti biasanya. Tetapi kamu tetap saja menyimpan bahasa dalam gerak mata yang terus saja kamu sembunyikan. Bisakah kamu mengatakannya pada saya? dari sudut manakah saya harus memulai? Agar saya tak sekeras ini berpikir seorang diri.
Tidak mengapa jika kamu sudah memutuskan untuk melempar saya dalam daftar orang yang kamu benci. Mencoba menghapus saya dari ingatan yang sebenarnya tidak terlupa. Lakukanlah. Saya akan baik-baik saja...
01:02 wib
Maaf, sista...untuk apapun yang membuatmu seperti ini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar